Februari 28, 2024

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertanian dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto menyerahkan 2.550.800 sertifikat tanah di seluruh Indonesia.

Jokowi menjelaskan, pembagian sertifikat merupakan bentuk perlindungan pemerintah terhadap masyarakat agar terhindar dari permasalahan atau konflik pertanian. Sertifikat hak guna lahan akan memperjelas status kepemilikan lahan untuk meminimalkan konflik dan perselisihan.

“Kami ingin memastikan Saudara-saudara menerimanya,” kata Presiden saat berpidato di Istana Negara, Senin (12 April 2023).

Selain untuk melindungi kepemilikan tanah, sertifikat tanah tersebut juga dapat digunakan sebagai modal usaha, dengan menjaminkan kepada lembaga keuangan seperti bank.

“Jadi ijazah ini kegunaannya untuk apa? Kalau dilihat dari perbankan, naiknya berapa? Pasti naik tajam, karena harusnya banyak ijazah sekolah yang dijadikan modal kerja,” ujarnya. melanjutkan.

Presiden Jokowi juga berpesan agar masyarakat bijak dalam meminjam uang ke bank dan menggunakan sertifikat hak guna tanah sebagai jaminan. Harus memperhitungkan secara matang agar uang yang dipinjam dapat dikembalikan dan sertifikat hak guna tanah tidak hilang.

Selain itu, dengan penyerahan sertifikat ini diharapkan dapat mempercepat proses penyerahan seluruh bidang tanah di Indonesia.

Saat ini, Presiden Jokowi menyebutkan total bidang tanah di seluruh Indonesia yang harus bersertifikat sebanyak 126 juta bidang tanah. Namun hingga saat ini, setidaknya sudah ada 109 juta bidang tanah yang telah bersertifikat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *