Februari 26, 2024

kabarbin.com Lifestyle – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) meluncurkan rangkaian kegiatan puncak program 2 tahun Tourism Awareness Campaign (KSW) 5.0 dan mengundang perwakilan 65 wisatawan. desa dari enam Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) pada Festival Sadar Wisata di Mall Kota Kasablanka, Jakarta pada 24-26 pada bulan November 2023.

Pada acara tersebut, desa wisata memamerkan dan meluncurkan paket dan produk wisata serta kreasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berhasil dikembangkan dalam program kampanye kesadaran Pariwisata 5.0 (KSW 5.0). Lanjutkan membaca artikel selengkapnya di bawah ini.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Baparekraf Martini M Paham mengatakan, Festival Sadar Wisata akan menampilkan luaran atau produk hasil pelatihan dan pendampingan yang dilakukan selama kegiatan KSW 5.0.

Dijelaskannya, meski rangkaian program RSW 5.0 yang didukung Bank Dunia telah mencapai tahap akhir, namun dampak positifnya diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai bentuk kerja sama.

“Meski program ini resmi berakhir pada tahun ini, namun ke depannya diharapkan keberlangsungan program dapat tetap terjaga. Oleh karena itu, kami mengajak mitra kerja sama, kementerian dan lembaga serta BUMN untuk bersama-sama melanjutkan upaya bersama untuk desa wisata, ujarnya saat peluncuran Festival Sadar Pariwisata 5.0 di Mall Kota Kasablanka Jakarta, Jumat, 24 November 2023. . .

Berbicara dalam kesempatan tersebut, Martini M Paham populer Diah juga menjelaskan mengapa program KSW 5.0 memilih desa sebagai tempat pemberdayaan karena desa merupakan unit terkecil dalam masyarakat sehingga pemberdayaan harus dimulai dari tingkat akar rumput.

Selain itu, hal ini juga merupakan reaksi terhadap beralihnya minat wisatawan ke destinasi pedesaan.

“Saat ini trennya beralih dari kota ke pedesaan, wisatawan kini menyukai tempat-tempat terbuka yang alami. “Desa-desa yang dipilih juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan pemerintah, sehingga kampanye Sadar Wisata 5.0 tidak hanya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga menjaga lingkungan,” jelasnya.

65 desa wisata peserta Festival Sadar Wisata sebelumnya telah menerima seluruh manfaat program KSW 5.0 2022-2023, meliputi sosialisasi, pelatihan, pembuatan proposal, dan 5 tahap pendampingan.

Melalui kader-kader local champion, yaitu penggalang kesadaran pariwisata, desa juga terhubung untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti akademisi, industri, akses terhadap pemasaran dan keuangan; memastikan dampak positif yang optimal dari RSW 5.0.

Rangkaian utama KSW 5.0 berlangsung selama 3 hari dan terdiri dari tiga kegiatan:

Tujuan dari Festival Sadar Wisata ini adalah untuk mengajak masyarakat melihat desa wisata sebagai destinasi liburan perjalanan waktu Indonesia, serta memberikan wadah bagi desa wisata dengan bantuan KSW 5.0 untuk menampilkan potensi wisatanya, termasuk pemasarannya. paket perjalanan. eduwisata dan kerelawanan, serta berbagai produk ekonomi kreatif.

Pameran pariwisata ini juga dimeriahkan dengan permainan Tourism Awareness Challenge yang berhadiah, flashmob dance daerah Tor Tor dan berbagai hiburan menarik lainnya.

Workshop desa wisata yang memberikan pelatihan inspiratif untuk mengembangkan kapasitas SDM pariwisata menuju desa wisata mandiri dan juga memfasilitasi akses desa wisata kepada pemangku kepentingan terkait.

Malam penghargaan ini merupakan ajang pengakuan prestasi sekaligus hajatan para pencipta wisata dan desa wisata dengan bantuan KSW 5.0 yang dinilai terbaik dari segi kelembagaan, inovasi produk dan pemasaran serta penyebaran kesadaran wisata kepada masyarakat. . .

Dengan dukungan Komika Dodi, Siti Badriah dan band Cokela; Acara tersebut juga mendokumentasikan perjalanan program KSW 5.0 selama dua tahun terakhir.

Selain 65 desa wisata yang mendapat manfaat penuh SWS pada tahun 2022, program ini juga akan mencakup 90 desa wisata lainnya dari enam DPP pada tahun 2023, yaitu Borobudur Yogyakarta Prambanan, Bromo Tengger Semeru, Mandalika, Danau Toba, Labuan Bajo, dan Wakatobi.

Terbaru, Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia yang matang, berdaya saing, berkelanjutan, dan berlandaskan kearifan lokal yang didukung oleh kehadiran insan-insan handal. Sumber daya manusia.

“Program KSW 5.0 merupakan program yang bertujuan untuk menyediakan sumber daya manusia yang handal di bidang pariwisata,” kata Sandiaga menyoroti upaya yang dilakukan Kementerian dalam hal tersebut.

“Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif akan terus melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dengan pendekatan retraining, upskilling, dan new skill,” lanjutnya. Ida Fauziyah: Kerjasama Pemerintah-Swasta Dorong Pengembangan Tenaga Kerja Digital Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah memuji Huawei yang mempekerjakan 2.000 pekerja Indonesia dan bertanggung jawab atas 500 startup dan UKM yang beroperasi di 15 sektor kabarbin.com.co.id 1 .Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *