Maret 3, 2024

Tangerang – Pj Gubernur Banten Al Muktabar menyarankan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan kajian menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Jadi kami analisa dan termasuk apa saja yang perlu diperbaiki,” ujarnya di Tangerang, Kamis, 27 Juli 2023.

Ia melanjutkan, “Untuk itu kewenangan kita terbatas dan pasti akan kita kirim ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendalami jumlah permasalahan yang ditemukan (PPDB) agar masyarakat bisa mengurusnya.”

Menurutnya, selama ini Pemerintah Daerah (Femda) hanya sebatas mengikuti petunjuk terkait PPDB seperti sistem yang baik, lokasi, pengalihan kewenangan orang tua, dan keberhasilan di lapangan.

Oleh karena itu, kewenangan kami untuk menyelidiki kasus ini terbatas, katanya.

Ia menegaskan, permasalahan dalam sistem PPDB tidak hanya terjadi di dinas pendidikan di bawah pemerintah daerah, tapi juga di daerah dan kota.

“Saat ini kami masih melihat secara profesional, karena PPDB ada di daerah dan pemerintah daerah yaitu SMA, SMK, dan SKH,” ujarnya.

Untuk mengusut permasalahan terkait PPDB, pihaknya kini sedang mendalami proses penerimaan peserta didik baru di setiap jenjang pendidikan.

“Seperti kemarin, saya mendatangi sekolah di Banten dan terus melakukan penyelidikan,” ujarnya. (Antara) Uji coba sistem pembayaran tol nonstop pada bulan Desember, RI akan menjadi pionir di Asia Tenggara Indonesia akan menjadi pionir dan negara pertama di Asia Tenggara atau ASEAN yang menggunakan teknologi Multi Lane Free Flow atau Pembayaran Tol Nonstop (GSSS ) . kabarbin.com.co.id 5 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *