Februari 27, 2024

NEW YORK – Pesawat luar angkasa terbesar di dunia, Pathfinder 1, dilaporkan telah memulai uji penerbangan putaran pertamanya di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini.

Pesawat raksasa ini berukuran 121,9 meter dan hampir dua kali lipat ukuran quadjet Boeing 747-8 yang merupakan pesawat terpanjang di dunia.

Seperti dilansir Tech Crunch, Kamis (30/11/2023), Pathfinder 1 juga menjadi pesawat terbesar yang pernah diproduksi sejak Hindenburg yang terbakar pada tahun 1937.

Kapal tersebut menggunakan sekitar 304.800 meter kubik helium dan 12 motor listrik untuk mencapai penggerak vertikal dengan kecepatan hingga 120 kilometer per jam.

Pesawat berbadan lebar ini diciptakan oleh LTA Research, sebuah perusahaan yang didukung oleh salah satu pendiri Google Sergey Brin yang berharap dapat mengurangi jejak karbon dari perjalanan udara dan pengiriman.

Pathfinder 1 menggunakan helium inert yang aman dan disimpan dalam 13 kantung udara, yang diperkirakan menelan biaya antara $250.000 dan $1 juta.

Menurut LTA Research, perusahaan menggunakan teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR) yang canggih untuk terus memantau tingkat gas yang terkandung di dalam pesawat.

“Seluruh rangka dilapisi bahan sintetis bernama Tedlar yang tahan terhadap sinar ultraviolet (UV) dan api,”

“Dengan teknologi yang diadopsi dari drone, Pathfinder 1 juga sangat mudah untuk diterbangkan, hanya membutuhkan satu pilot dalam satu waktu menggunakan sistem kendali joystick ‘fly by wire’,” jelas pihak perusahaan.

Sejak diberikan Sertifikat Kelaikan Udara Khusus pada September lalu, Pathfinder 1 telah berhasil menyelesaikan uji penerbangan tahap pertama di Moffet Field, Bandara Palo Alto dan sebagian San Francisco Bay Area.

Tujuan utama perusahaan ini adalah memiliki sejumlah pesawat berbeda yang dapat digunakan untuk mengangkut barang, penumpang termasuk pemuatan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar.-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *