Februari 27, 2024

Jakarta – Timnas bola basket Spanyol tak ingin status juara bertahan menjadi beban. Pelatih Spanyol Sergio Scariolo menegaskan label juara bertahan di turnamen atau kompetisi baru tidak tepat.

“Saya tidak suka definisi juara bertahan.” Kami tidak membela apa pun. Setiap tim memulai dengan kompetisi baru dan segar. Semuanya dimulai dari awal. Kami bangga bisa melebihi ekspektasi dari hasil kompetisi kemarin. ada yang memprediksi kita akan menjadi juara,” kata Scariolo dalam jumpa pers di Indonesia Arena, Kamis, 24 Agustus 2023.

Pada Piala Dunia FIBA ​​2019, Spanyol mengalahkan Polandia, Australia, dan terakhir Argentina di laga pertama. Kemudian pada 2022, Spanyol menempati posisi keenam di Olimpiade Jepang. Namun Scariolo mengantarkan timnya menjuarai FIBA ​​​​Amerika 2022.

“Merupakan suatu kehormatan untuk bisa berkompetisi di Piala Dunia di mana tim-tim bagus bahkan tidak bisa berpartisipasi, tidak bisa lolos.” Yang jelas, kami benar-benar meraih sesuatu di luar ekspektasi di turnamen lalu. Itu tidak dilakukan setiap saat,” jelas Scariolo.

Ia menilai timnya harus kompetitif, kompak, baik hati, tidak serakah atau egois saat bermain basket. Spanyol disebut mempunyai tim yang sangat termotivasi. Jadi tidak masalah baginya jika timnya kalah. Yang jelas ia berusaha mewakili tim terbaik dengan sederet pemain generasi baru untuk kompetisi tersebut.

Scariolo menargetkan timnya terlebih dahulu melaju ke babak perempat final. Setelahnya, ia baru melihat peluang yang dimiliki timnya dan berusaha memanfaatkannya sebaik mungkin.

Kapten Spanyol Rudy Fernandez mengatakan Piala Dunia FIBA ​​2023 kemungkinan besar akan menjadi Piala Dunia terakhirnya. “Saya menikmati bermain basket bersama tim ini. Saya rasa istimewa bisa pertama kali berada di sini di Jakarta. Saya siap untuk Piala Dunia,” tegasnya.

Ia mengatakan persiapan Spanyol cukup baik jelang turnamen tersebut. Spanyol memainkan lima pertandingan uji coba, menderita dua kekalahan melawan Amerika Serikat dan Kanada, serta kemenangan melawan Venezuela, Slovenia, dan Republik Dominika. Semua pertandingan pemanasan diadakan di Spanyol.

“Persiapan kami sangat bagus, jadi kami harus memulainya selangkah demi selangkah. Saya rasa tujuan kami seperti yang dikatakan pelatih sebelumnya,” kata Fernandes.

Momen Viral Jan Ethes Bertemu Wasit Legendaris Dunia, Netizen: Pintar Bahasa Inggrisnya. Beredar video Jan Ethes berbincang dengan salah satu wasit legendaris dunia asal Italia, Pierluigi Collino. kabarbin.com.co.id 4 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *