Maret 3, 2024

kabarbin.com Tekno – Kejahatan dunia maya semakin marak di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini tidak hanya berlaku bagi individu, komunitas bisnis dan perusahaan, namun juga bagi berbagai lembaga negara dan departemen pemerintah. Data dari laporan terbaru Kaspersky tahun 2023 di Indonesia pada kuartal ketiga menunjukkan bahwa lebih dari 20% pengguna komputer di tanah air terkena dampak serangan siber. Selain itu, hampir sepertiga (27,6%) terkena dampak ancaman lokal. Tinjauan ancaman triwulanan didasarkan pada data yang diproses dan ditangkap oleh relawan pengguna menggunakan Kaspersky Security Network (KSN). Menurut laporan terbaru, solusi Kaspersky berhasil memblokir 7.330.765 deteksi ancaman online antara bulan Juli dan September tahun ini. Jumlah ini turun 22,49% dari 9.457.786 tes pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, terjadi sedikit penurunan (5,16%) dibandingkan April hingga Juni tahun ini (kuartal kedua), dan jumlah ancaman jaringan yang terdeteksi sebanyak 7.729.320. Secara keseluruhan, 22,1% konsumen terkena ancaman siber pada kuartal ketiga. Hasilnya, Indonesia berada di peringkat 93 dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan berselancar di Internet. Serangan web melalui browser adalah cara utama penyebaran malware. Memanfaatkan kerentanan di browser dan plug-innya (diunduh dari disk) serta rekayasa sosial adalah metode umum yang digunakan oleh peretas atau penjahat dunia maya untuk menembus sistem. Selama kuartal ketiga tahun 2023, produk Kaspersky mendeteksi dan mencegah 12.939.096 insiden lokal komputer. Peserta KSN se-Indonesia. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 10,65% dari 14.481.642 yang dilaporkan pada periode yang sama tahun lalu, yang sebagian besar disebabkan oleh worm dan virus file. Data tersebut menunjukkan seberapa sering pengguna diserang oleh malware yang didistribusikan oleh peretas melalui drive USB yang dapat dilepas, CD dan DVD, serta metode “offline” lainnya. Sebanyak 27,6% diserang oleh ancaman lokal selama periode ini. Ini sekaligus menempatkan Indonesia pada peringkat 62 dunia. Perlu dicatat juga bahwa hal ini konsisten dengan penelitian terbaru Kaspersky mengenai aktivitas yang membahayakan jenis drive USB tertentu. Drive USB ini dienkripsi untuk penyimpanan data yang aman dan merupakan bentuk spionase. Targetnya adalah perusahaan-perusahaan pemerintah di kawasan Asia-Pasifik. “Meskipun jumlah ancaman berbasis lokal dan jaringan yang diblokir oleh solusi kami di Indonesia sedikit menurun pada kuartal terakhir, penting untuk dipahami bahwa terdapat banyak ancaman. Yeo Siang Tiong, Managing Director, Kaspersky Asia Tenggara, November 2023 “Tren baru dan teknologi yang banyak diadopsi, seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT),” ujarnya pada Selasa, 7 November. “Kita cenderung fokus pada masalah yang muncul di permukaan, sedangkan ancaman siber yang nyata dan paling penting ada pada masalah-masalah yang muncul di permukaan. permukaan. Bawah.” Kata Yang. Oleh karena itu, sikap komunitas keamanan siber harus selalu selangkah lebih maju. Ia juga meminta individu, perusahaan, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia untuk bekerja sama guna lebih meningkatkan kemampuan pertahanan siber dan merespons ancaman siber yang semakin meningkat. Jokowi Minta Masukan Masyarakat, Tunjuk Gubernur DKI Jakarta Sebagai Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan, pemerintah berupaya menerima berbagai usulan terkait RUU Kawasan Khusus Jakarta (DKJ) Opini kabarbin.com.co.id 2023. 6 Desember

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *