Februari 27, 2024

Jakarta – Keintiman merupakan bagian dari ibadah pasangan bahkan bisa mendatangkan pahala bagi pasangan. Keintiman ini bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan keharmonisan dalam rumah.

Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berhubungan seks dengan pasangan karena ada larangan tertentu dalam Islam yang harus dipatuhi. Bukan hanya tidak nyaman, tapi keintiman seperti ini bisa berbahaya bagi kesehatan jika dilakukan dalam jangka waktu lama.

Nah berikut ulasan lengkapnya yang diambil dari berbagai sumber. 1. Keintiman tanpa menutupi kepala

Seks biasanya dilakukan di rumah, misalnya di kamar tidur. Meski berada di ruangan pribadi, Anda tetap harus memakai masker saat melakukan hal tersebut. Contoh penggunaan selimut karena jika dibuka maka jin dan malaikat akan mengawasi.

“Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa ketika datang menemui istrimu (ke jima’), hendaknya berjilbab dan tidak telanjang seperti dua himar,” demikian hadis riwayat Ibnu Majah. 2. Anal atau Sodomi

Berhubungan seks dengan anus atau anus dilarang keras dalam ajaran Islam. Pasalnya, anus menyimpan feses dan menampung banyak bakteri. Lapisan anus biasanya lebih tipis dan tidak terlalu berminyak dibandingkan vagina wanita.

Hal ini akan membuatnya lebih rentan terurai sehingga virus dan bakteri bisa masuk ke aliran darah. Jika hal ini terjadi, risiko tertular penyakit menular seksual seperti HIV dan HPV akan meningkat hingga 30 kali lipat.

Dari hadis Abi Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: “Terkutuklah orang yang menyetubuhi wanita dalam anusnya.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Nasai) 3. Istri yang sedang menstruasi

Perbuatan seksual yang diharamkan dalam Islam selanjutnya adalah ketika seorang wanita sedang menstruasi. Larangan ini juga karena banyaknya penelitian yang menunjukkan bahwa berhubungan seks saat menstruasi sangat berbahaya bagi kesehatan, misalnya HIV dan IMS.

Selain itu, wanita juga bisa tertular klamidia. Jika kondisi ini tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan PID (Penyakit Radang Panggul) dan berujung pada kemandulan. Sebenarnya larangan ini sudah ada dalam Al-Quran.

Mereka bertanya kepadamu tentang haidmu. Katakan, ‘Sudah waktunya haid. Oleh karena itu, wanita sebaiknya menghindarinya saat menstruasi; dan jangan mendekatinya sampai bersih.

Apabila keduanya masih suci, maka campurlah dengannya apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang bersuci”. (QS. Al-Baqarah 2:222) 4. Berhubungan badan sambil berdiri

Secara umum persetubuhan yang dilakukan secara vertikal tidak haram. Namun undang-undang tersebut akan makruh karena dapat membahayakan kesehatan. Dr. Hussein Botchway mengatakan hal itu dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

“Jika berhubungan seks sambil berdiri, aliran darah akan melawan gaya gravitasi dan mempengaruhi tekanan pada jantung. Oleh karena itu, berdiri tidak dianjurkan,” ujarnya dalam wawancara dengan Joy FM.5 yang berbasis di Accra. Tidak ada pemanas

Sebelum berhubungan seks dengan pasangan, ada baiknya Anda melakukan pemanasan terlebih dahulu pada diri sendiri dan pasangan. Misalnya saja dalam flirting dan bercinta. Berhubungan seks pada umumnya merupakan olahraga, sehingga Anda perlu melakukan pemanasan pada otot-otot tubuh.

Selain itu Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa dianjurkan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu. “Siapakah di antara kamu yang tidak boleh mencontoh istrinya seperti berzina, melainkan hendaknya memohon ampun di hadapannya.” Kisah sepasang suami istri di Jepang yang pernah bungkam selama 20 tahun sungguh menakjubkan. Apa yang ditunjukkan pasangan yang tinggal di Jepang ini sangatlah berbeda. Mereka dikabarkan sudah lebih dari 20 tahun tidak berbicara, kabarbin.com.co.id 6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *