Februari 27, 2024

Malang – 3 pelaku pembunuhan mahasiswa Universitas Tribhuvana Tunggadevi (Unitri) Malang, Krisnael Murri (23), mahasiswi asal Nusa Tenggara Timur, berhasil ditangkap Bareskrim Polresta Malang.

Ketiga tersangka tersebut adalah Jonio Fernandes alias Jofer (34 tahun), Remigius Mario Bere Seran alias Rendy (23 tahun), dan Ieremias Sigibertus Maia alias Ieri (30 tahun) semuanya asal Nusa Tenggara Timur.

“Setelah dilakukan pemeriksaan selama satu bulan, kami berhasil menangkap 3 tersangka. Randy berhasil kami tangkap pada 1 Juli 2023. Kami menahannya di wilayah Surabaya karena tersangka tersebut berdomisili di Surabaya,” kata Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahiu Rizki Saputro. , Kamis 27/07 tahun 2023

Dalam kasus pemukulan yang mengakibatkan kematian. Randy dikenal sebagai provokator yang memprovokasi pelaku lain dan menghajar mendiang Chrisnael Murry hingga tewas. Ia dianggap sebagai pemicu konflik.

“Randy berperan sebagai orang pertama yang menelpon korban. Setelah itu beberapa kali dia meninju,” kata Wahew.

Tersangka kedua yang ditangkap adalah Ieri. Dia ditangkap di perbatasan antara Indonesia dan Timor Timur. Khususnya di Kecamatan Kabolima, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur pada 3 Juli 2023. Ia ditangkap saat dibawa keluarganya ke perbatasan Indonesia dan Timor Timur.

“Jeri ingin kabur ke luar negeri.” Saat kami di perbatasan, kami curiga dia punya mobil, ternyata Jeri dan keluarganya ada di dalam mobil. Jeri juga berkali-kali berperan melakukan pemukulan, kata Jeri. Wahiu.

Sedangkan tersangka ketiga adalah Jofer. Dia ditangkap di tempat persembunyian di Maumere, NTT. Jofer adalah karakter utama yang menikam sebanyak 4 kali. Dia ditangkap bekerja sama dengan Satreskrim Polresta Malang dan Polda NTT, bersama Polres Malaka dan Polres Sikh.

“Kemudian pada tanggal 22 Juli 2023 di Kota Maumere, NTT, kami berhasil menangkap tersangka utama Jofer. Dia berperan dalam melakukan penikaman sebanyak 4 kali,” kata Wahyu.

Akibat perbuatannya, Randy dan Ierri dijerat Pasal 170 KUHP juncto Pasal 351 ayat 2 dan 3 KUHP. Setelahnya, Jover dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Eddy Hiariei Mundur Jadi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jokowi Tak Terima Suratnya Edward Omar Sharif Hiariei atau Eddy Hiariei Mundur Sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM Usai Ditetapkan Tersangka KPK. kabarbin.com.co.id 7 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *