Februari 26, 2024

MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin memperkenalkan robot AI baru bernama Rusbot. Bot ini diklaim dapat digunakan untuk “memenangkan perang dan memanipulasi pemilu”.

Seperti dilansir Daily Start, Rusbot adalah chatbot yang dilatih pada kumpulan data yang sangat besar, termasuk teks, kode, dan gambar.

Bot ini dapat menghasilkan teks, menerjemahkan bahasa, menulis berbagai jenis konten kreatif, dan menjawab pertanyaan Anda dengan cara yang informatif.

Putin mengatakan Rusbot dapat digunakan untuk menyebarkan propaganda dan disinformasi di media sosial. Bot ini juga dapat digunakan untuk mengirim pesan yang dipersonalisasi kepada pemilih.

Para ahli memperkirakan bahwa Rusbots menimbulkan ancaman serius terhadap demokrasi. Bot ini dapat digunakan untuk menyebarkan disinformasi dan memecah belah masyarakat.

Berikut beberapa cara Russbots dapat digunakan untuk “memenangkan perang dan memanipulasi pemilu”:

Menyebarkan propaganda dan disinformasi: Rusbot dapat digunakan untuk menyebarkan propaganda dan disinformasi di jejaring sosial. Propaganda ini dapat digunakan untuk mendiskreditkan musuh-musuh Rusia, meningkatkan dukungan terhadap perang, dan melemahkan moral lawan-lawannya.

Penargetan pemilih: Rusbot dapat digunakan untuk menargetkan pemilih dengan pesan yang dipersonalisasi. Bot ini dapat menggunakan data pribadi pemilih untuk membuat pesan yang lebih efektif.

Manipulasi hasil pemilu: Rusbot dapat digunakan untuk memanipulasi hasil pemilu. Bot ini dapat digunakan untuk menyebarkan rumor dan tuduhan palsu terhadap kandidat tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *