Februari 26, 2024

kabarbin.com Techno – Para peneliti di California Institute of Technology (Caltech) mengusulkan bahwa dua struktur besar jauh di dalam mantel bumi yang disebut Large Low Velocity Provinces (LLVPs) merupakan sisa-sisa planet purba bernama Theia. . Benda langit ini diyakini bertabrakan dengan Bumi miliaran tahun yang lalu, sehingga mengakibatkan terbentuknya bulan. LLVP ini, yang berukuran sekitar dua kali ukuran Bulan, ditemukan pada tahun 1980an ketika para ilmuwan mengukur gelombang seismik yang melintasi Bumi. Gelombang-gelombang ini bergerak dengan kecepatan berbeda-beda bergantung pada material yang dilaluinya, dan teramati bahwa gelombang tersebut melambat secara signifikan saat melewati dua wilayah, satu di bawah Afrika dan satu lagi di bawah Samudera Pasifik. Ia lebih padat dibandingkan lingkungan sekitarnya, mungkin karena kandungan zat besinya yang tinggi. Namun, penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature menunjukkan bahwa struktur ini adalah sisa-sisa planet Theia, yang diyakini berdampak parah pada Bumi. Fragmen yang tersisa bergabung membentuk Bulan. Peneliti utama studi tersebut, ahli geofisika Qian Yuan, mendapatkan momen bola lampu selama simposium tahun 2019 tentang pembentukan bulan. Dia menyadari bahwa zat kaya zat besi, Theia, akan berubah. Yuan dan timnya mensimulasikan kondisi berbeda untuk komposisi kimia Theia dan dampaknya terhadap Bumi. Simulasi mengkonfirmasi bahwa tabrakan fisika akan mengarah pada pembentukan LLVP dan Bulan. Menariknya, meski terkena dampak kekerasan, material Theia malah menyatu menjadi dua kelompok berbeda, bukannya menyatu dengan seluruh planet tempat material tersebut terbentuk. Simulasi para peneliti menunjukkan bahwa sebagian besar energi dari dampak Theia tetap berada di mantel atas, membuat mantel bawah bumi lebih dingin dari perkiraan model sebelumnya. Hal ini memungkinkan material kaya logam dari Theia tetap utuh saat tersaring ke dasar mantel. Langkah selanjutnya bagi para peneliti adalah mengkaji bagaimana kehadiran awal berbagai elemen dari interior Theia mempengaruhi proses internal planet kita. Seperti yang dikatakan oleh profesor Caltech Paul Asimow, “Konsekuensi logis dari teori bahwa LLVP adalah peninggalan Theia adalah bahwa ia sangat kuno.” Oleh karena itu, memahami dampaknya dapat menjelaskan perkembangan awal Bumi, termasuk yang pertama. benua pertama dan asal muasal mineral tertua di dunia. Cadangan Batubara 2,4 Miliar Ton, BUMI: Baru Dieksplorasi Sebagian. kabarbin.com.co.id 6 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *