Maret 3, 2024

JAKARTA – Baru-baru ini beredar video di media sosial yang memperlihatkan orang tua marah kepada guru karena tidak menerima hukuman yang diberikan anaknya di sekolah.

Baru-baru ini, dalam video yang dibagikan akun TikTok @bangsaonline, terlihat seorang ibu atau emak-emak marah kepada seorang guru karena anaknya dituding. Dalam rekaman itu, terdengar ibu-ibu berteriak tak terima karena jenazah anaknya dimutilasi dan dilukai.

Sang ibu berkata, “Anak-anak atau trauma belajar? Saya dapat mengatakan itu, itu bagus.’

Pria yang menjadi sasaran amarahnya itu tetap diam saat gurunya mencoba menjelaskan, namun sebelum dia sempat berbicara, ibunya angkat bicara. Belakangan diketahui sang ibu meminta maaf kepada gurunya. Keduanya sepakat untuk saling memaafkan dan tidak memperpanjang konflik.

Ibu di TikTok berkata, “Saya di sini sebagai wali siswa, saya ingin meminta maaf atas video yang viral, masalah sekolah sudah kami selesaikan, saya dan guru baik-baik saja dan kami sudah saling memaafkan,” kata ibu di TikTok. . @mbak_say. .

Menanggapi video viral tersebut, seorang guru mengibarkan spanduk dan meminta seluruh orang tua untuk tidak mengganggu guru di sekolah.

Dalam foto yang dibagikan akun Instagram @indo_mood, terlihat seorang guru berpose dengan poster bertuliskan, “Saran untuk orang tua yang tidak ingin guru menyalahkan anaknya di sekolah, Didiklah dirimu sendiri, buatlah sekolahmu sendiri.” dan ijazah”.

Protes guru terhadap kelakuan orang tua siswa juga mendapat dukungan dari teman sebaya.

“OK!!!! Dulu kalau dimarahi guru, kita tidak berani lapor ke orang tua karena akan menambah…tapi itu kombinasi keduanya ya.”

Seorang teman berkata, “Dulu generasi kami buruk, tapi kami menghormati orang tua dan guru kami, jika mereka tidak bekerja, kami tidak akan ada apa-apanya.”

“Dulu dia punya masalah di sekolah, tapi uangnya yang dibayar di rumah. Anak-anak zaman dahulu berbeda dengan anak-anak zaman sekarang, dan orang tua zaman dahulu berbeda dengan orang tua zaman sekarang. “Saya yakin bendera ini harus ada di setiap sekolah,” kata rekan ojol yang bertempur di Jalan Aksara, Bantan Timur, Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) kabarbin.com.co.id, 7 Desember 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *