Februari 28, 2024

Liputan6.com, Jakarta PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) mengatakan proyek Blue Ammonia atau Blue Ammonia Tahap 2 ditargetkan selesai pada kuartal IV 2024, mengingat Tahap 1 sudah selesai beberapa waktu.

Surya Esa Perkasa, Ketua Kanishk Laroya mengatakan, proyek tersebut diharapkan selesai pada awal tahun 2027. “Untuk proyek Blue Ammonia, proyek tahap kedua ditargetkan selesai pada kuartal keempat tahun 2024 dan seterusnya. Selanjutnya, kami mengharapkan proyek FID pada kuartal pertama tahun 2025.

Dengan adanya proyek FID pada kuartal pertama tahun 2025, ESSA berharap proyek tersebut dapat dilaksanakan secara bersamaan pada kuartal kedua tahun 2027. Biaya proyek Blue Ammonia juga diperkirakan mencapai $100-150 juta.

Namun, total biaya proyek baru akan diketahui setelah selesainya tahap ke-2. Dan Anda bisa menemukan kontraktor yang akan mengerjakan proyek Blue Ammonia.

Ia menjelaskan, dana tersebut merupakan gabungan antara modal internal dan potensi sumber daya eksternal, baik dalam bentuk pinjaman maupun dalam bentuk lainnya. Pihak perusahaan masih mengkaji masalah tersebut.

Siapkan strategi

Perseroan juga telah menyiapkan beberapa strategi untuk berbisnis di tahun-tahun mendatang.Kanish Laroya mengatakan, pihaknya memiliki dua strategi untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis ke depan.

“Pertama-tama, transisi ke Blue Ammonia yang kita harapkan di masa depan seiring dengan perkembangan industri atau dunia. atau pasar amonia biru Akan ada harga premium untuk amonia biru, jadi itu strategi pertama kami,” jelasnya.

Selain itu, dalam hal perdagangan komoditas, ESSA sangat bergantung pada pasar komoditas. Jika melihat kondisi tahun 2022, pasar komoditas akan sangat kuat, harga-harga akan sangat tinggi, yang berdampak langsung pada penjualan dan laba bersih perseroan.

“Kalau kita melihat tahun ini yang harganya masih cukup bagus, tapi tidak setinggi tahun lalu, kita bisa lihat sendiri hasil finansialnya. Makanya strategi amonia biru paling penting untuk pertumbuhan perusahaan,” dia ditambahkan. ” dia berkata.

Lebih lanjut dia menjelaskan, studi kelayakan proyek Blue Ammonia masih berjalan, Tahap 1 sudah selesai dan Tahap 2 sedang berjalan. Proyek tersebut diharapkan selesai pada awal tahun 2027. “ESSA terus menjajaki opsi proyek gas lainnya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *