Februari 27, 2024

Tangerang – Industri otomotif terus mengalami evolusi yang signifikan, tidak hanya dalam hal teknologi dan inovasi, tetapi juga dalam hal tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Hal ini terjadi pada Suzuki Indonesia, yang berupaya membangun pijakan kokoh dalam perjalanannya menuju masa depan yang berkelanjutan.

Melalui partisipasi aktifnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2023, Suzuki Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin dalam perubahan positif secara luas.

Dalam upaya menghadirkan konsep industri yang terintegrasi dan ramah lingkungan, PT Suzuki Indomobil Sales tampil sebagai peserta GIIAS 2023 dan memunculkan ide memori baru mobilitas perkotaan.

Sejumlah lini produk elektronik baru bermunculan, baik untuk menarik perhatian maupun untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa tidak semua teknologi baru dibanderol dengan harga tinggi.

“Saya sudah menggunakan Ertiga Hybrid sejak tahun lalu, saya memilih model ini karena ramah lingkungan, tidak ribet dan mahal,” kata pengunjung yang mengaku ingin melihat mobil baru Suzuki, Mulyadi, kepada kabarbin.com Otomotif.

Tiga mobil berteknologi Smart Hybrid Vehicle dari Suzuki alias SHVS yang dipamerkan yakni All New Ertiga Hybrid, New XL7 Hybrid, dan Grand Vitara menjadi pilihan pengunjung karena merupakan mobil hybrid termurah yang ada saat ini di Tanah Air.

Direktur Pemasaran 4W PT Suzuki Indomobil Motor Donny Saputra mengatakan timnya punya alasan khusus memilih teknologi SHVS atau disebut juga small hybrid.

Menurutnya, selain lebih mudah diterima oleh masyarakat yang awam dengan teknologi kelistrikan, kendaraan hybrid berukuran kecil juga bisa dipasang tanpa biaya tambahan yang besar.

“Tahun lalu dan tahun ini merupakan tahap awal pengenalan listrik dengan SHVS atau yang kita sebut small hybrid. “Karena adaptasi penggunanya sederhana, biaya lebih terjangkau dan perawatannya tidak berbeda dengan mesin biasa,” ujarnya.

Sejauh ini Suzuki Indonesia telah berhasil menjual lebih dari 12.000 produk hybrid di dalam negeri dan internasional. Tingginya penerimaan di pasar luar negeri membuktikan bahwa teknologi SHVS yang ramah lingkungan sangat ideal untuk digunakan di banyak negara.

Meski demikian, komitmen Suzuki Indonesia tidak hanya berhenti pada aspek teknis saja. Pentingnya menjaga lingkungan tercermin dari berbagai program sosial yang dikelola Suzuki Indonesia.

Program Bumi Bersih menjadi contoh nyata bagaimana Suzuki mengajak warga untuk bahu-membahu menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir.

Selain itu, motor tempel atau yang dikenal dengan Out Board Motor yang dipasarkan Suzuki ini juga dilengkapi dengan alat pengumpul mikroplastik yang berfungsi mengumpulkan dan mengumpulkan sampah-sampah plastik berukuran kecil ketika beroperasi di air laut.

Mengumpulkan sampah ini dapat mengurangi polusi pantai, dan dengan peningkatan peraturan atau penerapan sistem ini secara luas, Suzuki mempunyai bukti kontribusi positif terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Dengan mengumpulkan lebih dari 30 ton sampah plastik melalui program ini, mereka telah menunjukkan bahwa komitmen mereka terhadap pelestarian lingkungan bukan sekedar kata-kata, melainkan perbuatan nyata.

“Kami berjanji tidak hanya memperkenalkan produk-produk hebat, tapi juga autentik, efisien, dan bernilai kepada pelanggan. Selain itu, kami juga berniat berkontribusi terhadap permasalahan lingkungan hidup di Indonesia dan memberikan nilai kepada masyarakat,” ujar Sales and Marketing Director 4W Suzuki Indonesia, Matsushita. . Ryohei Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *