Februari 25, 2024

Liputan6.com, Jakarta – Pelita Air telah memberikan klarifikasi atas kejadian penerbangan IP 205 rute Surabaya-Jakarta. Pesawat yang dijadwalkan lepas landas pada pukul 13.20 WIB dari Bandara Juanda, Surabaya, gagal lepas landas karena adanya laporan adanya ancaman bom di dalam pesawat.

Namun Sekretaris Perusahaan PT Pelita Air Service Agadya PP Yogandari mengatakan ancaman bom tersebut merupakan informasi palsu. Kebenarannya terungkap setelah tim keamanan memeriksa langsung pesawat IP 205 yang terpaksa dikandangkan.

“Kami dan tim keamanan menyelidiki dan menemukan seorang penumpang penerbangan IP 205 bernama Surya Hadi Vijaya nomor 14A meledakkan bom di landasan,” jelasnya, Rabu (6/12/2023).

Egedya mengatakan Pelita Air telah mengambil langkah sesuai dengan protokol keselamatan. Tim keamanan bekerja sama dengan otoritas bandara melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat, penumpang, tas, dan perlengkapannya dan dipastikan aman, katanya.

Pelita Air juga akan mengambil tindakan hukum sesuai aturan yang ada terhadap pihak yang menyebarkan kebohongan. Berdasarkan Pasal 344 huruf E Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, setiap orang dilarang melakukan perbuatan melawan hukum (perbuatan melawan hukum) yang membahayakan keselamatan penerbangan dan angkutan udara dengan memberikan keterangan palsu. Yang membahayakan keselamatan penerbangan. , ,

Menurut Pasal 437 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, barang siapa menyebarkan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sesuai dengan Pasal 344 huruf E dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun. Selesai.

Oleh karena itu, tindakan akan diambil terhadap penumpang tersebut sesuai hukum terkait, kata Agadya.

Agdya juga menjamin Pelita Air akan selalu bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menjamin keselamatan setiap penerbangan. Pasca kejadian ancaman bom, penerbangan IP 205 rute Surabaya-Jakarta juga akan kembali lepas landas pada sore hari.

“Kami tegaskan, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama Pelita Air. Kami selalu menaati protokol keselamatan dan keamanan serta tidak menoleransi hal-hal yang berupaya mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan. Memiliki kemampuan menghentikan pelaku kejahatan.” Dia berkata.

Ia menyimpulkan, “Penerbangan IP 205 kini sedang dipersiapkan dan dijadwalkan kembali ke Jakarta pada pukul 18.00. Penumpang kini menunggu di aula keberangkatan Bandara Juanda, Surabaya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *