Februari 28, 2024

Liputan6.com, Jakarta. Proyek distribusi video pendek asal China TikTok telah sepakat bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan PT Pos Indonesia (Persero). Ketiganya menandatangani Nota Kesepahaman tentang pemanfaatan layanan dan pengelolaan ruang kreatif serta pemberdayaan UMKM, pembuat konten, dan merek daerah Indonesia.

Direktur Departemen Pelayanan Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan babak baru kerja sama antara BUMN dengan platform media sosial TikTok, perusahaan multinasional, dan Kadin sebagai organisasi pengusaha.

“Maksud dari Nota Kesepahaman ini adalah sebagai langkah awal untuk menciptakan dan mewujudkan kerjasama pemanfaatan layanan Pos Indonesia untuk mendukung kerja kedua belah pihak dalam hal kerjasama, konsolidasi, peningkatan dan efisiensi,” jelas Tonggo, Kamis (12/1). 7/2023).

“Kerja sama ini juga terjadi dalam rangka pemanfaatan layanan dan kemampuan masing-masing kelompok untuk menciptakan sinergi,” ujarnya.

Bahkan, Pos Indonesia dan TikTok sepakat untuk bekerja sama menyediakan ruang dan gedung yang akan dijadikan ruang kreatif untuk memberdayakan para pembuat konten UMKM dan brand lokal.

Selain itu, kerja sama pembuatan dan pengelolaan ruang kreatif sebagai event atau konferensi bagi UMKM, brand, dan kreator konten lokal. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk memilih kolaborasi lainnya, kata Tonggo. Tindakan strategis

Diakui Tonggo, kerja sama ini sangat strategis, karena TikTok memiliki banyak pengguna. Aplikasi TikTok memiliki 125 juta pengguna aktif per bulan. TikTok memiliki pengguna milenial dan Gen Z terbanyak.

Sedangkan Pos Indonesia merupakan aplikasi yang menghubungkan para pelaku UMKM di seluruh Indonesia, seperti Mitra Drop Points, O-Ranger, UMKM Pojok, Agen Pos, Stori Pos Indonesia dan lain-lain. Pos Indonesia terhubung dengan lebih dari 2,5 juta UMKM nasional.

“Kami berharap kerja sama dengan TikTok menjadi peluang besar kerja sama antara BUMN logistik dan media sosial untuk menggerakkan UMKM lokal. Kami berharap kerja sama ini dapat berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian Indonesia,” tutupnya.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengumumkan TikTok Shop telah disetujui untuk merger dengan PT Goto Gojek Tokopedia (GOTO).

“Iya, kita bisa kerja sama. Kalau kita kerja sama, itu bagus,” kata Mendag kepada media dalam konferensi di Hotel St Regis, Jakarta, Rabu (12/6).

Mendag mengatakan pihaknya tidak menghalangi perusahaan asing untuk melakukan merger dengan perusahaan lokal. Ia mengingatkan, perusahaan asing harus mengikuti undang-undang yang telah ditetapkan bersama.

Jadi kita tidak dilarang, tapi rekanan yang bertugas dan mengontrol, siapapun yang mengikuti aturan dan prosedur yang kita susun tidak masalah, ujarnya.

Alih-alih menggabungkan kedua perusahaan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengaku belum mendapatkan persetujuan baru bagi TikTok yang ingin membuka bisnis e-commerce baru di Indonesia.

“Perjanjian baru? Kalau tidak ada perjanjian baru, bisa simpan perjanjian baru (TikTok), bisa kerja sama. Misalnya diterima di daerah,” kata Zulhas.

Sebagai informasi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku belum diberitahu soal bergabungnya TikTok ke Tokopedia agar bisa membuka kembali TikTok Shop.

“Saya belum terima suratnya. Belum ada laporannya,” kata Zulhas kepada wartawan di Tangsel, Banten, Rabu (29/11).

Ia juga tidak peduli jika TikTok Store dibuka kembali. Bahkan UMKM Indonesia bisa mempromosikan produknya secara luas, bahkan hingga ekspor.

“Kita tidak memusuhi asing. Terorganisir, yang terpenting terorganisir untuk mendukung UMKM kita agar bisa memperluas pasarnya ke dunia dan ekspor,” kata Zulhas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *