Februari 28, 2024

JAKARTA – Wakil Direktur Transformasi Hijau dan Digital Otoritas Ibu Kota Nusantara (IKN) Mohammed Ali Berawi mengatakan negosiasi pengembangan transportasi modern dengan investor asing masih sulit dilakukan di ibu kota negara nusantara (IKN). Salah satunya berkaitan dengan terbang. Taksi.

Ali menjelaskan, diskusi yang sulit menjadi tanggung jawab realisasi investasi teknologi terbarukan dalam jangka panjang untuk diterapkan di IKN.

“Proses ini sangat hati-hati karena berbicara tentang investasi, bagaimana perusahaan swasta mengejar keuntungan dan bagaimana pemerintah kita mengejar keuntungan untuk kebaikan masyarakat. Ada proses perundingan yang memakan waktu cukup lama, sehingga dilakukan dengan itikad baik bagi semua pihak. Ini diskusi yang sangat sulit,” kata Ali kepada Kemitraan Keberlanjutan Swedia-Indonesia (SIPS) pada Jumat (12 Agustus 2023).

Menurutnya, minat calon investor asing cukup tinggi mengingat minat IKN terhadap pengembangan teknologi modern. Namun, pihak berwenang juga selektif dalam memilih calon investor yang sesuai dengan kemampuan ekonomi negara dan siapa yang akan menggunakan teknologi tersebut.

Selain itu, banyak negara juga yang berminat mengembangkan taksi terbang di IKN, seperti Korea melalui Hyundai Motors dan China melalui Guangzhou EHang Intelligent Technology Co. Ltd, AS melalui perusahaan Boeing Wisk. “Untuk kendaraan besar Hyundai dengan lima penumpang, empat penumpang dan seorang pilot, kami rencanakan pada Juli 2024,” kata Ali.

Selain taksi terbang, teknologi energi terbarukan juga akan dipamerkan di IKN tahun depan. Contoh representatifnya adalah mobil otonom dan bus tak berawak yang rencananya akan berkolaborasi dengan perusahaan nasional seperti DAMRI dan Bluebird.

“Saya ingin meningkatkan kapabilitas perusahaan dan menambah tenaga kerja kita dengan co-development. Maka dari itu, yang kita kembangkan di IKN adalah Co-Creation, dimana kita tidak hanya menghadirkan produk, tapi juga co-develop”, jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *