Februari 28, 2024

JAKARTA – Viviek Hendrovati Sepuluk dikukuhkan menjadi guru besar ke-180 Institut Teknologi November (ITS). Wiwiek menjadi guru besar perempuan pertama bidang teknik mesin di ITS.

Akurasi dan presisi merupakan aspek penting dalam industri manufaktur. Hal ini mendorong Prof. Dr. Vivik Hendrovaty mengembangkan peredam getaran dinamis pada pita bor agar menghasilkan presisi tinggi.

Seperti yang telah dijelaskan, dalam beberapa situasi, proses pembuatan suatu benda memerlukan batang bor yang berukuran panjang dan berdiameter kecil. Dengan ukuran ini, bore bar akan memiliki kekakuan yang kecil sehingga sensitif terhadap tekukan dan getaran yang besar. “Getaran ini membuat ukuran lubang yang diinginkan menjadi tidak tepat,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (5/12/2023).

Baca juga: Temui 3 Departemen Studi Baru di ITS, Nomor Terbaru Pertama di Indonesia

Oleh karena itu, ia pun meneliti peredam getaran dinamis (DVA) yang dapat menyerap energi getaran pada bore bar untuk meredam getaran. Cara kerjanya adalah dengan memberikan massa pada benda yang bergetar. Antara benda dan massa ini, gaya pegas dapat diterapkan, yang bertanggung jawab untuk meredam osilasi arus.

Wanita kelahiran Madiun, 12 April 1970 ini mengembangkan tiga DVA berbeda dalam penelitiannya. Ketiga DVA tersebut adalah DVA Karet Cincin Massa, DVA Karet Bulat dan DVA Karet Kerucut. “Ketiga desain DVA ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing,” ujar lulusan doktoral teknik mesin ITS ini.

Desain pertama, Ring Rubber Mass terdiri dari massa DVA dan ring karet yang dipasang di ujung batang bor. Kelebihan tipe ini adalah mudah dihias dan mudah diganti karena dipasang di luar. Namun DVA jenis ini tidak bisa meredam getaran pada arah aksial, hanya pada arah vertikal dan horizontal,” jelas lulusan Teknik Mesin ITS ini.

Desain kedua, Spheric Rubber DVA, terdiri dari massa karet bulat yang dipasang di dalam batang bor. Kekurangan dari DVA jenis ini adalah proses pemasangannya tidak semudah Rubber Mass DVA Ring. Selain itu, sulit untuk membuat bentuk bulat sempurna yang dibutuhkan dalam proyek ini. Namun keunggulan jenis ini adalah kemampuannya meredam getaran ke segala arah, khususnya vertikal, horizontal, dan aksial.

Baca juga: Bermimpi Masuk ITS 2024? Lihat Prediksi Nilai Lulus SNBT Prodi Sains dan Teknologi di bawah ini

Desain ketiga adalah Cone Rubber DVA yang merupakan desain lebih seimbang dibandingkan dua desain sebelumnya. Dengan bentuk massa kerucut DVA, Karet Bulat dapat meredam getaran dari segala sisi seperti DVA dan tetap mudah untuk dibongkar. “Namun peredam getaran off-axis Cone Rubber DVA tidak sebaik Spheric Rubber DVA,” tambah ibu satu anak ini.

Keunggulan lain dari DVA yang dirancang oleh wanita berhijab adalah harganya yang lebih murah dibandingkan DVA lainnya. Oleh karena itu, Wiwiek berharap dapat memanfaatkan hasil penelitiannya dan menekan biaya produksi di industri manufaktur. “Selain itu, kemudahan pemasangan peralatan ini juga mengurangi waktu produksi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *