Februari 27, 2024

kabarbin.com Digital – WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan terpopuler di dunia. Aplikasi ini digunakan oleh miliaran orang untuk berkomunikasi dengan teman, keluarga, dan kolega mereka. Namun, seperti aplikasi digital lainnya, WhatsApp rentan terhadap serangan peretasan. Jika akun WhatsApp Anda diretas, orang lain dapat mengakses informasi pribadi Anda seperti pesan, foto, dan video. Mereka juga mungkin menggunakan akun Anda untuk mengirim spam atau pesan palsu kepada orang lain. Berdasarkan data yang diolah kabarbin.com Digital, berikut beberapa ciri-ciri hack WhatsApp yang perlu Anda ketahui: – Pesan dikirim tanpa sepengetahuan Salah satu fitur yang paling umum adalah pengiriman pesan tanpa sepengetahuan. Pesan ini dapat berupa pesan teks, pesan suara atau pesan video. Jika Anda menemukan pesan yang tidak pernah Anda kirimkan, ada kemungkinan akun Anda telah diretas. – Aplikasi asing terinstal di smartphone. Peretas terkadang memasang aplikasi asing di ponsel pintar korbannya untuk mendapatkan akses ke akun WhatsApp. Aplikasi ini sering kali dikemas sebagai aplikasi lain yang tampak sah. Jika Anda menemukan aplikasi asing di ponsel cerdas Anda, ada kemungkinan aplikasi tersebut digunakan untuk meretas akun WhatsApp Anda. – WhatsApp Sign Out Tiba-Tiba Jika Anda tiba-tiba logout dari WhatsApp, ada kemungkinan akun Anda diretas. Hal ini dapat terjadi jika peretas berhasil mengubah kata sandi atau nomor telepon Anda – Pada perangkat yang tidak dikenal, riwayat WhatsApp Web WhatsApp Web memungkinkan Anda mengakses akun WhatsApp dari komputer Anda. Jika Anda menemukan riwayat online WhatsApp di perangkat yang tidak Anda kenali, ada kemungkinan akun Anda telah diretas – Pesan telah dibaca meskipun tidak pernah dibuka. Pesan di WhatsApp akan diblokir jika ‘ Saya sudah membacanya. Jika Anda menemukan pesan telah dibaca meskipun Anda belum membukanya, ada kemungkinan akun Anda telah disusupi – Akun WhatsApp yang Dinonaktifkan Peretas terkadang menonaktifkan akun WhatsApp korban untuk mencegah mereka mengaksesnya lagi. Jika ternyata akun WhatsApp Anda dinonaktifkan, kemungkinan besar akun Anda telah diretas. Cara mencegah WhatsApp diretas Berikut beberapa tips untuk mencegah WhatsApp Anda diretas: – Gunakan kata sandi yang kuat Kata sandi yang kuat adalah a kata sandi yang kuat. Kunci untuk melindungi akun Anda. Gunakan kata sandi yang panjangnya minimal 12 karakter dan merupakan kombinasi huruf, angka, dan simbol – Aktifkan autentikasi dua faktor Otentikasi dua faktor (2FA) menambah lapisan keamanan ekstra pada akun Anda. Setiap kali Anda masuk ke WhatsApp di perangkat baru, Anda akan diminta memasukkan kode OTP yang dikirimkan ke ponsel Anda – Hindari membuka tautan dari sumber yang tidak dikenal Tautan yang mengandung malware dapat digunakan untuk meretas akun Anda. Hindari membuka tautan dari sumber yang tidak dikenal – Perbarui WhatsApp secara rutin WhatsApp sering merilis pembaruan untuk memperbaiki kerentanan keamanan. Untuk mengurangi risiko serangan, pastikan untuk memperbarui WhatsApp ke versi terbaru. Jika Anda menyadari bahwa akun WhatsApp Anda telah diretas, segera lakukan hal berikut: – Ubah kata sandi Anda Ubah kata sandi Anda menjadi kata sandi yang baru dan kuat. – Nonaktifkan akses ke perangkat lain. Keluar dari WhatsApp di semua perangkat lain yang Anda gunakan. – Masuk ke WhatsApp. Laporkan akun Anda yang diretas ke WhatsApp. WhatsApp akan menyelidiki masalah ini dan mengambil tindakan yang diperlukan. Butet Kartaredjasa mengatakan WhatsApp miliknya diinstal ulang atas bantuan teman dan Polres DIY. Pakar budaya Butet Kartaredjasa mengamini akses komunikasi kembali lancar. Dokumen penting di WhatsApp miliknya juga mulai pulih. kabarbin.com.co.id 10 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *