Februari 27, 2024

kabarbin.com Tekno – Selasa, 12 September 2023 Saat Kongres Meksiko membuka peti mati berisi jenazah ‘alien’, viral. Tapi apakah ada ilmu pengetahuan nyata di balik fenomena aneh ini?

Kongres Meksiko mengadakan dengar pendapat tentang Unidentified Aerial Phenomena (UAP), istilah yang sekarang digunakan untuk menggambarkan UFO. UAP telah menjadi subyek dengar pendapat kongres di Amerika Serikat selama dua tahun terakhir.

Selama presentasi, sebuah kelompok yang terdiri dari jurnalis Meksiko Jaime Mauson dan dokter militer José de Jesus Zalce Benitez memperlihatkan dua mayat – mungkin tingginya lebih dari 3,3 kaki (1 m) dan tampak kurus dengan kulit abu-abu dan kepala besar – di dalam kotak mirip peti mati.

Mereka mengklaim bahwa tes DNA menunjukkan bahwa sisa-sisa makhluk berjari tiga itu bukanlah manusia dan terdapat telur di perutnya yang dapat digunakan untuk reproduksi.

Keduanya juga mengatakan sisa-sisa tersebut berasal dari Peru dan penanggalan radiokarbon menunjukkan alien tersebut berusia 1.000 tahun, demikian laporan National Public Radio Kamis, Jumat, 15 September 2023, mengutip Live Science.

Badan-badan ini menjadi berita utama pada tahun 2017 dan 2018. Saat itu, para ulama mengkritik mayat-mayat tersebut karena terbuat dari bagian tubuh manusia.

Sejak itu, lebih banyak tes menunjukkan bahwa tubuh tersebut bukan manusia, kata Mawson. Dia menekankan bahwa dia tidak mengatakan benda-benda itu adalah alien – hanya saja benda itu bukan manusia.

“Kami tidak pernah mengatakan mereka adalah alien,” kata Mawson, seraya menambahkan bahwa mereka menemukan bukti adanya implan yang terbuat dari unsur osmium dan kadmium di dalam tubuhnya, sebuah teknologi yang tidak diketahui 1.000 tahun lalu.

“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa ini semua tidak masuk akal,” kata Rafael Bozlil-Parra, direktur promosi penelitian di Metropolitan Autonomous University (UAD) di Mexico City.

Menurutnya, diadakannya forum yang memproklamirkan diri sebagai ahli UFO di Parlemen merupakan cerminan dari iklim anti-sains yang ada di Tanah Air saat ini.

Beberapa media memberitakan, jenazah diperiksa di UAD. Namun Bojalil-Parra mengatakan universitas tersebut tidak melakukan tes DNA apa pun, dan meskipun tes karbon-14 dilakukan pada tahun 2017, perjanjian perdagangan mencegah universitas tersebut untuk merilis hasilnya.

Menariknya, penanggalan karbon-14 tidak akan berguna jika sisa-sisa tersebut adalah benda asing.

“Penanggalan radiokarbon bergantung pada atom karbon 14 ketika radiasi matahari mengenai atmosfer bagian atas bumi,” jelas David Anderson, asisten profesor antropologi.

Jadi menurutnya, untuk mengetahui tanggal radiokarbon alien, kita perlu mengetahui tingkat produksi 14-C di planet kita, bukan di planet kita. Masih Belum Terjelaskan, Inilah 6 Tempat Misterius di Bumi yang Disebutkan dalam Al-Qur’an Alam semesta menyimpan banyak rahasia yang sulit diungkap, salah satunya adalah tempat misterius di Bumi yang dikisahkan dalam Al-Qur’an namun masih belum diketahui kabarbin.com.co . 9 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *