Maret 3, 2024

Lamongan – Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tampil di media sosial. Oleh karena itu, di Sukodadi, Lamongan, puluhan siswa sekolah menengah disuruh gurunya mencukur rambut karena tidak memakai ciput atau jilbab. Kasus ini berakhir dengan damai.

Kepala SMPN 1 Sukodadi Harto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 23 Agustus 2023. 14 siswi dihukum karena kebotakan. Di sana guru menghukum mereka dengan inisial EN.

Lalu Harto melanjutkan, ada perintah saat kelas dimulai. Dari pemeriksaan tersebut, teridentifikasi 14 siswi yang mengenakan jilbab namun tidak ditutupi siput. Mengetahui hal tersebut, EN kemudian menghukumnya dengan mencukur rambutnya hingga hampir botak.

Harto mengatakan, hukuman ini merupakan inisiatif guru kelas EN. Begitu pula penggunaan ciput tidak diatur di SMPN 1 Sukodadi. Sekadar catatan saja, ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 29 Agustus 2023.

Meski tergolong ringan, hukuman tersebut menjadi kontroversi di kalangan keluarga siswa yang dihukum. Orang tua memprotes. Terakhir, mediasi dilakukan pada Kamis, 25 Agustus 2023. EN dan 10 orang tua hadir.

Alhasil, Harto mengumumkan orang tua siswa yang protes dan EN sepakat untuk saling memaafkan. Masalah telah terselesaikan dan kedua belah pihak berdamai. “Mediasi menghasilkan kesepakatan damai,” tegasnya.

Meski begitu, Harto menilai tindakan EN salah. Ujung-ujungnya EN dikenai sanksi ringan. Lamongan telah ditarik oleh Dinas Pendidikan dan tidak bisa lagi mengajar di SMPN 1 Sukodadi hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Harto juga menegaskan, pihaknya berupaya memberikan bantuan psikologis kepada 14 siswi yang dihukum EN. “Saya sedang mencari psikolog sekarang, agar [siswa korban hukuman botak] tidak merasa sedih,” ujarnya.

Polda Lampung menyimpulkan tidak ada unsur perundungan dalam video mesum siswa SMA tersebut. Polda Lampung menyimpulkan tidak ada unsur perundungan dalam video cabul siswa SMA tersebut. kabarbin.com.co.id 7 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *