Februari 28, 2024

Jakarta – Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dan merupakan negara terluas kedua di dunia. Dua pertiga wilayah daratan Indonesia merupakan lautan dengan luas 5,8 juta kilometer persegi. Hal ini menjadikan pemerintah Indonesia menempatkan industri pelayaran sebagai salah satu sektor pembangunan yang penting.

Menjawab tantangan tersebut, Pameran Indonesia International Shipbuilding, Offshore, Marine Equipment, Machinery & Services (INAMARINE) 2023 digelar pekan lalu di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, Indonesia.

Pameran yang menampilkan produk, teknologi, dan layanan terkini terkait industri perkapalan, reparasi kapal, teknologi kelautan, serta keselamatan dan keamanan maritim ini menghadirkan 210 peserta pameran dari luar dan dalam negeri, salah satunya Nippon Paint Indonesia.

Mark Liew, General Manager (TU Division) Nippon Paint Indonesia, mengatakan: “Selain fokus pada dekorasi dan perlindungan, Nippon Paint telah menjadi bagian dari perjalanan industri pelapisan kapal di Indonesia sejak tahun 1972. Tantangan aspek Biologis dan Organik.

Berbicara mengenai industri perahu, tidak lengkap rasanya jika tidak membicarakan warna dan bahan kain. Penggunaan cat dan pelapis pada perahu digunakan untuk memberikan lapisan pelindung untuk melindungi material dari kerusakan akibat kondisi lingkungan sekitar.

Tidak hanya berfungsi sebagai pemberi estetika (dekorasi), warna dan kain juga mempunyai fungsi pelindung (protection) dan keperluan penting lainnya seperti mencegah biota laut menempel pada panel kapal.

Kapten. Komang Juni Wirawan, MMar, selaku kepala Divisi Armada PT. Armada Rock Karunia Transshipment mengatakan: “Dalam dunia pelayaran dan kelautan, permasalahan makhluk hidup yang disebut dengan barnacles atau dalam bahasa inggrisnya sering disebut barnacles merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari. Hewan yang suka hidup di permukaan keras seperti Holding kapal dapat menambah berat kapal hingga 60 persen.”

Komang menambahkan, bobot kapal yang besar membuat mesin kapal harus lebih efisien. Dan terakhir, konsumsi material bisa meningkat hingga 50 persen. Tidak hanya dapat menimbulkan kerugian besar bagi industri pelayaran, ancaman emisi gas rumah kaca juga akan menjadi masalah besar.

Menyikapi permasalahan tersebut, Nippon Paint Indonesia telah menyediakan produk anti fouling. Cat ini berfungsi untuk melindungi bagian bawah perahu dari serangan teritip, cangkang kecil dan lumut/ganggang, terutama pada bagian perahu yang terendam air.

Mark juga menambahkan, semua kapal, baik besar maupun kecil, pasti membutuhkan perawatan dari waktu ke waktu. Untuk menjaga atau menjaga biota laut yang menempel pada permukaan kapal serta menjaga kesehatan dan kekuatan kapal agar tidak mudah pecah maka diperlukan pernis & kain kesehatan agar perlindungan yang diberikan dapat maksimal.

Baca beberapa artikel edukasi menarik di tautan ini. Di hadapan investor Singapura, Menteri Bahlil berjanji iklim investasi Indonesia tidak akan terganggu dengan adanya pemilihan presiden pada tahun 2024. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia berjanji bahwa Partai Demokrat pemilu tahun 2024 tidak akan mengganggu iklim investasi di Indonesia. kabarbin.com.co.id 9 Desember 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *