Februari 26, 2024

kabarbin.com Tekno – Pakar dari Kaspersky Digital Footprint Intelligence baru-baru ini menemukan penemuan yang mengkhawatirkan, yaitu serangkaian situs web bayangan internet yang tampaknya menjual akses palsu ke alat AI berbahaya yang dikenal sebagai WormGPT. Situs-situs ini memiliki fitur mirip phishing, termasuk variasi desain, harga, mata uang yang digunakan untuk pembayaran, dan beberapa bahkan memerlukan pembayaran terlebih dahulu untuk mengakses versi uji coba. Tren ini, meskipun pada awalnya tidak dilihat sebagai ancaman langsung terhadap pengguna, namun menggarisbawahi meningkatnya kekhawatiran di dunia maya. Para ahli melihat hal ini sebagai bukti semakin populernya alternatif topi hitam yang digunakan oleh penjahat dunia maya, dibandingkan dengan model GPT yang lebih umum, dan juga menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan solusi keamanan siber yang kuat. Komunitas penjahat dunia maya kini memanfaatkan kekuatan AI untuk mendukung aktivitas bisnis jahat mereka. Darknet, demikian para peneliti menyebutnya, kini menyediakan berbagai model bahasa yang dirancang khusus untuk tujuan peretasan seperti intrusi email bisnis (BEC), yang menciptakan malware untuk serangan phishing. Salah satu model yang paling menarik adalah WormGPT, yang merupakan versi berbahaya dari ChatGPT. . WormGPT tidak memiliki batasan khusus seperti model aslinya, sehingga menjadikannya alat yang sangat efektif bagi penjahat dunia maya yang ingin melancarkan serangan seperti BEC. Phishing dan penipu dunia maya sering kali memanfaatkan popularitas produk dan merek tertentu, dan WormGPT tidak terkecuali dalam serangan ini. Di forum darknet dan saluran Telegram yang dilarang, tim ahli Kaspersky menemukan situs web dan iklan yang menawarkan akses palsu ke alat AI berbahaya ini. Mereka juga tampaknya menargetkan penjahat dunia maya lainnya, yang merupakan target terbesar situs phishing. Situs-situs ini berbeda dalam banyak aspek, termasuk perbedaan desain dan harga. Metode pembayarannya juga beragam, mulai dari aset kripto hingga kartu kredit dan transfer bank. Selain itu, situs ini mengiklankan versi uji coba, namun akses ke alat AI hanya diberikan setelah pembayaran.” Di darknet, membedakan sumber berbahaya dengan pasti tidaklah mudah. ​​Namun, ada banyak bukti tidak langsung yang menunjukkan bahwa situs web itu ” Penemuan sebenarnya adalah identitas situs pencurian. Sudah menjadi fakta umum bahwa penjahat dunia maya sering kali menipu satu sama lain,” kata Alisa Kulishenko, analis jejak digital di Kaspersky. Namun, menurutnya, upaya phishing baru-baru ini menunjukkan tingkat popularitas alat AI berbahaya ini di model komunitas penjahat dunia maya. , dalam ukuran tertentu, mempermudah otomatisasi serangan, yang pada gilirannya menyoroti pentingnya solusi keamanan siber yang andal Peretas meretas data pemilih pada pemilu 2024, Anies Cs Minta KPU hati-hati: Saya harap ini bisa diselesaikan KPU (KPU) kini jadi sorotan usai dugaan bocornya ratusan data pemilih yang diretas kabarbin.com.co.id 1 Desember 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *