Maret 3, 2024

Diberitakan Liputan6.com, Menteri Perdagangan DKI Jakarta Zulkifli Hasan mengatakan toko TikTok telah disetujui bergabung dengan PT Goto Gojek Tokopedia (GOTO).

“Iya kita bisa bekerjasama, alangkah baiknya jika kita bekerja sama,” kata Mendag dalam pertemuan yang digelar di Hotel St Regis Jakarta, Rabu (6/12).

Zulhas mengatakan, pihaknya tidak melarang perusahaan asing masuk ke perusahaan lokal. Ia mengingatkan, perusahaan asing harus mematuhi peraturan yang diatur bersama.

Makanya kami tidak melarang, tapi kami ingin mengatur dan mengatur. Siapapun yang mengikuti aturan yang kami buat, dipersilakan.

Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, alih-alih menggabungkan kedua perusahaan tersebut, pihaknya belum mendapat izin baru bagi TikTok yang ingin memulai bisnis e-commerce baru di Indonesia.

“Lisensi baru, kalau belum punya izin baru bisa mengurus izin baru (TikTok), bisa kerjasama. Misalnya di tingkat lokal diperbolehkan,” kata Zulhas. Anda belum menerima izin baru

Sebagai informasi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hassan (Zulhas) mengaku belum mendapat informasi soal bergabungnya TikTok ke Tokopedia untuk memulihkan toko TikTok.

“Saya belum menerima suratnya. Tidak ada peringatan,” kata Zulhas kepada wartawan di Banten, Provinsi Tangsel, Rabu (29/11).

Saya tidak keberatan jika toko TikTok dibuka. UKM Indonesia bisa berkembang semaksimal mungkin bahkan mengekspor produknya.

“Kami tidak menentang asing, itu diatur dan yang terpenting diselenggarakan untuk mendukung UKM kita agar bisa mengekspor dan mengekspor ke pasar internasional,” kata Zulhas.

TikTok saat ini sedang dalam proses mendapatkan izin dari pemerintah Indonesia sebagai bisnis e-commerce. Jadi toko TikTok yang sempat dilarang pada September lalu bisa saja kembali hadir.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengaku belum menerima permohonan izin e-commerce dari toko TikTok.

“Kalau TikTok, saya belum terima filenya. Saya belum lihat permohonannya,” kata Bahlil saat ditemui di media center pro pemerintah Jalan Diponegoro 15A, Jakarta Pusat, Senin. 4/12/2023).

Bahlil mengatakan, jika TikTok mengajukan izin e-commerce, maka berkasnya pasti akan muncul dalam catatan Kementerian Investasi dan ia bersedia menandatanganinya.

“Oh, itu belum sampai. (File Izin E-Bisnis). Saya biasanya menandatanganinya jika ada. Saya belum menandatanganinya jadi saya belum memilikinya. Tapi kalau dari bawah, saya tidak tahu,” ujarnya.

TikTok sudah diketahui sejak lama akan menggandeng lima perusahaan e-commerce besar di Indonesia untuk menghadirkannya kembali ke Indonesia.

Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli termasuk di antara perusahaan e-commerce yang disebut-sebut pernah membahas TikTok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *