Februari 26, 2024

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Nokia Bell Labs atau Nokia mengumumkan terobosan penelitian pertama di industri dalam jaringan bahasa alami kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan jaringan diaktifkan dengan perintah suara atau teks untuk memahami maksud pengguna dan kecerdasan untuk bertindak dengan baik secara mandiri.

“Operator tidak perlu lagi mempelajari istilah teknis atau deskripsi API (antarmuka pemrograman aplikasi) yang rumit saat mengonfigurasi jaringan. “Sebaliknya, pernyataan sederhana seperti” Optimalkan jaringan di

“Permintaan tersebut dapat dimanfaatkan dengan membangun jaringan nirkabel di pabrik untuk otomatisasi robot atau mengoptimalkan jaringan di konser untuk mengunggah berbagai konten media sosial,” ujarnya.

Jaringan Bahasa Alami dari inisiatif penelitian Nokia Bell Labs disebut UNEXT. UNEXT akan mendefinisikan ulang perangkat lunak dan sistem jaringan untuk membentuk kembali kebutuhan komputasi.

UNEXT akan membuat proses integrasi jaringan apa pun menjadi tugas sederhana dan mengubah jaringan itu sendiri menjadi sistem operasi.

“UNEXT bertujuan untuk mengurangi kompleksitas manajemen jaringan, serta memperluas jangkauan sistem jaringan dengan menghilangkan hambatan yang menghalangi interoperabilitas sistem ini,” kata kepala penelitian sistem jaringan dan keamanan Nokia Bell Labs, Azimeh Sefidcon. .

Jaringan bahasa alami akan menghilangkan kompleksitas manajemen jaringan sekaligus merespons kebutuhan pengguna dengan cepat. Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, jaringan ini akan memungkinkan penyedia layanan menyediakan dan memelihara konfigurasi jaringan yang ideal untuk setiap pelanggan saat dibutuhkan.

Selanjutnya Natural Language Networks akan terus dioptimalkan ke level berikutnya. Dengan meningkatnya pengetahuan, jaringan bahasa alami diharapkan mampu merespons kebutuhan layanan dan aplikasi serta beradaptasi tanpa campur tangan manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *